Kepala Desa Leu hadiri Diskusi dan launching Buku “Sistim Informasi Desa dan Akses Informasi” di Yogyakarta

LEU.DESA.ID—  Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik, S.Ag bersama Operator Sistim Informasi Desa (SID) Desa Leu, Aden Juniardy menghadiri Acara Diskusi dan Peluncuran Buku “Sistim Informasi Desa  dan Akses Informasi” yang diselnggarakan di Ruang Rapat Griya Kreshna, Hotel Santika Premier Yogyakarta, Rabu (25/4) 2018. Acara dIskusi dan Peluncuran Buku ini merupakan rangkaian Kerjasama antara Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bekerjasama dengan Friedrich-ebert-stiftung (FES) dan Pemantau Regulasi dan regulator Media (PR2Media) dalam Penelitian mengenaai Sistim Informasi Desa dan Akses Informasi.

Acara Diskusi yang di Mulai  Pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh Dr. Sutoro Eko Yunanto, Dosen STPMD Yogyakarta dan Hotman Sahat Gayus perwakilan Kemenko PMK. Juga hadir dari FES, Dormiana Yustiana Manurung. Selain Kepala Desa di Enam Lokasi Penelitian tadi, juga turut Hadir Perwakilan Beberapa Instansi Pemerintah, seperti Kepala DPMDes dan kepala Diskominfo DIY, Diskominfo Kota Yogyakarta, Bantul, Kab. Sleman, Bantul dan Kulonprogo. Juga Ikut Hadir Pengelola SID di DI Yogyakarta. Sementara Itu dari Instansi Pendidikan, hadir Kertua Prodi Komunikasi UGM, UII, UIN, UNY, UMY, STPMD dan beberapa Kampus Lainnya. Juga Ikut hadir dari LSM Combine, Satunama, Infes, dan Lain lain.

Puji Rianto,  Koordinator Peneliti dari Lembaga PR2Media menyatakan bahwa secara Umum, Penelitian ini  ingin melihat gambaran sejauh mana Sistim Informasi Desa telah diimplemantasikan, khususnya di 6 Desa yang menjadi Objek penelitian yaitu Desa Dlingo (Bantul, DIY), Jimbaran (Semarang, JATENG), Sebayan (Sambas, Kalbar), Majasari (Indramayu, JABAR), Leu (Bima, NTB) dan Bangkalabe (Jeneponto, SULSEL). Lebih lanjut, Menurut Puji, dengan melihat Implementasi SID di Enam Desa tersebut, diharapkan penelitian ini dapat mengidentifikasi Faktor-Faktor yang mendorong keberhasilan ataupun permasalahan-permasalahan yang menghambat Implementasi SID, dan akhirnya dapat menghasilkan Rekomendasi bagi Pemerintah, Khususnya KEMENKO PMK. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyiapan regulasi dan kebijakan yang Adil bagi Desa  dan bersifat Lebih Partisipatif.

Mengenai Buku Sistim Informasi Desa dan Akses Informasi, Dijelaskan bahwa Buku Sistim Informasi Desa dan Akses Informasi ini merupakan Hasil Penelitian PR2Media di 6 Desa yang tersebar di berbagai Provinsi guna menjawab tiga isu Utama, yakni Implementasi, Kebijakan dan Akses.  Ketiga isu Utama ini sangatlah Penting Karena berkaitan dengan sejauh mana Kebijakan Sistim Informasi Desa telah diimplementasikan di Tingkat Desa , factor yang mendorong Keberhasilan dan factor-faktor penghambatnya. Sementara Isu Kebijakan terkait erat dengan sejauh mana Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat dan Daerah memberikan Payung Hukum yang Memadai bagi Implementasi SID. Dan Yang terakhir adalah bagaiman isu Akses terkait erat dengan Prasyarat bagi Partisipasi Warga masyarakat dalam keseluruhan Tata Kelola dan Pembangunan Desa, Tanpa ada Akses, Partisipasi tidak mungkin terjadi.  Ketiga Isu Utama inilah yang menjadi Fokus Penelitian PR2Media di enam desa ini dan kemudian hasil Penelitiannya Di bukukan dalam Buku Sistim Informasi Desa dan Akses Informasi.

Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik, S.Ag dalam  kesempatan diskusi ini menyampaikan Terima kasih  kepada PR2Media yang telah membantu “Menyuarakan” beberapa Isu strategis dalam Implementasi SID di Desa khususnya di enam desa Lokasi Penelitian.  Beliau berharap, Perlu Peran lebih Pemerintah dalam Mensukseskan Implementasi SID di Desa, termasuk yang paling penting adalah Persoalan Struktural ditingkat Kebijakan, Format SID yang beragam, dan perlunya Integrasi Sistim Informasi berbasis Pendekatan Lintas Sektoral.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...