BNN Kabupaten Bima Gelar Desiminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada Masyarakat Desa Leu

LEU.DESA.ID-– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima bekerjasama dengan Pemerintah Desa Leu menggelar acara Desiminasi Informasi Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada masyarakat Desa Leu, di Aula Kantor Desa, Senin (28/08). Kegiatan yang diikutii oleh 35 Orang Peserta tersebut dibuka secara Resmi oleh Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik, S.Ag  beserta Kepala BNNK Bima, AKBP. H. Ahmad, SH.

Kepala BNN Kabupaten Bima, AKBP. H. Ahmad,SH bersama Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik, S.Ag

Acara yang dimulai Pukul 09.00 Wita itu dihadiri oleh peserta dari berbagai unsure masyarakat Desa, diantaranya Tokoh Agama, Kepala SDN Inpres Leu, SDN No 2 Sila, Tokoh Pemuda, Unsur BPD, Bidan Desa, Karang Taruna, RT/RW, dan Kepala Dusun beserta Undangan Lainnya. Sementara Itu sebagai Pemateri adalah Kepala BNNK Bima AKBP. H. Ahmad, SH dan Kasi P2M, Sunardin, S.IP.

Progran Desiminasi Informasi Pencegahanan, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) merupakan langkah dan upaya BNNK Bima untuk mensosialisasikan dan mencegah penggunaan narkoba khususnya dikalangan remaja. Langkah ini juga diharapkan dapat menekan peredaran narkotika di Kabupaten Bima. Kegiatan ini merupakan amanat dari UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni melaksanakan pencegahan di bidang P4GN untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhampak bahaya penyalagunaan narkotika

Kegiatan Kali ini mengambil tema ” Sehat Bahagia, Hidup Sehat Tanpa Narkoba” . Tekhnik penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan ceramah, tanya jawab dan diselingi dengan pemutaran video dokumenter tentang P4GN. Berbagi jenis narkoba dijelaskan satu persatu secara rinci mulai dari narkotika alami hingga ekstasy termasuk alkohol dan tembakau sebagai pintu utama remaja sebelum menggunakan Narkoba. Remaja sangat rentan menggunakan narkoba, karena itu remaja harus mempunyai proteksi diri yang kuat, dengan demikian diharapkan remaja dapat menjauhi narkoba beserta rayuan-rayuan yang dihembuskan para pengedar maupun bandar dengan segara cara yang sangat licik sekalipun.

Kepala Desa Leu Muhammad Taufik, S.Ag dalam sambutannya menyatakan secara kelembagaan, Pemerintah Desa Leu memberikan apresiasi Kepada BNNK Bima yang terus menggalakan berbagai upaya agar generasi Muda dan masyarakat pada umumnya dapat terhindar dan terbebas dari bahaya penyalahgunaan Narkoba.

“Pemerintah Desa mendukung apapun Upaya pihak pihak terkait dalam konteks pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkoba (P4GN). Pemerintah Desapun akan terus menguatkan komitmen dan sinergi dengan pihak terkait agar minimal Lingkungan Desa Leu bebas dari Narkoba. Karena ujungnya, Proses pembangunan SDM akan terhambat bila Peredaran Narkoba telah masuk kekehidupan masyarakat Desa”. Ujar Kepala Desa

Sementara itu AKBP H. Ahmad, SH  menjelaskan, dengan kegiatan Desiminasi seperti ini diharapkan dapat menyebarluaskan informasi P4GN kepada kalangan generasi muda dan masyarakat pada umumnya. “Harapan kita, Undangan yang hadir bisa menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan informasi, penyadaran kepada masyarakat tentang berbagai aspek bahaya Narkoba di Desa Leu,” ujarnya.

Lanjut Beliau, Upaya BNNK  Bima ini tidak lepas dan  banyaknya kasus penyalagunaan narkotika yang mulai terjadi di Kabupaten dan Kota Bima. Sebagaimana disebutkan dalam official site BNN, kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang bersifat lintas negara (transnational crime), kejahatan terorganisir (organized crime), dan kejahatan serius (serious crime) yang menimpa segenap lapisan masyarakat yang bisa mengakibatkan hilangnya suatu generasi bangsa (lost generation) di masa depan.

Abubakar S.Pd, Kepala SDN 02 Sila ketika mengajukan Pertanyaan Kepada Pemateri terkait Penyalahgunaan Tramadol

Dijelaskan AKBP H. Ahmad, SH  , menurut UU RI Nomor 31 Tahun 2009, Narkoba terdiri dari tiga golongan. Narkoba golongan satu contohnya seperti Tanaman Ganja, Heroin, Opium Obat, Kokain Mentah, Tanaman dan Daun Koka, atau jenis-jenis Shabu, Ecstasy, dan lain sebagainya. “Semua penyalahggunaan Narkoba jenis apapun akan menimbulkan dampak tidak baik bagi kesehatan fisik maupun mental pemakainya. Dan siapapun yang berhubungan dengan, peredaran, penyalahgunaan Narkoba diancam hukuman pidana,” paparnya

Brigadir. Gurachmi. Babinkabtibmas Desa Leu bersama Tokoh Pemuda

Sementara itu, Bhabinkabtibmas Desa Leu, Brigadir Gurachmi saat ditanya tentang kegiatan ini mengatakan, kegiatan Desiminasi P4GN ini dapat menjadi bekal agar terjauh dari narkoba dan para orang tua dapat menjaga dan meningkatkan perhatiannya kepada anak, generasi muda serta lingkungan. Dan jika bagi masyarakat yang mengetahui bahwa adanya penyalahgunaan narkoba, untuk dapat melaporkannya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...