Pertemuan Koordinasi Monitoring dan evaluasi Sistim Informasi Desa dan Kawasan (SIDEKa)

Leu.desa.id. UU  6  Tahun 2014   tentang Desa mengamanatkan pemerintah daerah  wajib  mengembangkan sistem informasi desa dan pembangunan  kawasan perdesaan.  Sistem informasi desa meliputi data desa, data pembangunan desa, kawasan perdesaan, serta informasi lain yang berkaitan. Idealnya, Data tersebut dikelola oleh pemerintah desa dan dapat diakses oleh masyarakat desa serta semua pemangku kepentingan

Tanggung jawab pengembangan  sistem informasi desa  utamanya  ada  di  pemerintah  daerah.  Untuk mempercepat dan memastikan sistem informasi desa yang  dikembangkan memenuhi kebutuhan data yang  paling kritis  bagi  desa dan memenuhi kebutuhan monitoring dan evaluasi supra desa, pemerintah dan mitra pembangunan juga  memberikan dukungan pengembangan sistem informasi desa. Dukungan tersebut perlu diselenggarakan secara terkonsolidasi, karena desa-desa berharap pihak pemerintah satu suara tentang data apa saja  yang  diperlukan dan sistem seperti apa yang  akan dikembangkan.

Berkaitan dengan Sistim Informasi Desa, Pada hari Senin (19/06), Bertempat di Kantor Desa Leu, dilaksanakan Pertemuan Koordinasi Monitoring dan evaluasi Desa percontohan Program Sistim Informasi Desa dan Kawasan (SIDEKa) di Kabupaten Bima. Pertemuan ini di hadiri oleh wakil dari Lembaga Donor Jerman (FES), Seknas FITRA (Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparasi Anggaran)  dan LSM SOLUD. Pertemuan ini dilaksanakan untuk mengetahui Pencapaian target dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan pengembangan dan pemanfaatan Sistim Aplikasi Desa dan Kawasan di Desa Leu.

Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik S. Ag dalam Pertemuan ini berharap bahwa semua Desa harus sepaham dan sepakat dengan istilah Pengembangan sistem informasi desa di dalam UU Desa. Lanjut Beliau, pemanfaatan Sistim Informasi Desa sudah tepat dan harus dimengerti sebagai peningkatan sistem yang sebelumnya bersifat manual tradisional menjadi sistem yang  memanfaatkan sepenuhnya keunggulan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

Dalam Pertemuan ini, Disepakati bersama sama tentang posisi strategis  Pengembangan sistem informasi desa sebagai suatu sistem informasi yang  dikelola oleh Pemerintah Desa yang harus selaras  dengan perkembangan sarana dan kapasitas pemerintah desa, dan tentunya bisa  dipergunakan desa untuk perencanaan  desa, melaksanakan akuntabilitas, transparansi dan menyelenggarakan pelayanan publik.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...