Peduli Bencana Banjir Bandang Kota Bima, Desa Leu dirikan Dapur Umum untuk Korban Bencana

Kegiatan Dapur Umum di Posko Bencana Banjir Desa Leu, umtuk Bantuan Banjir Kota Bima

Leu, (31/12/2016). Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban Musibah Banjir bandang yang terjadi di Kota Bima hari rabu (21/12/2016) dan jum’at (23/12/2016), Selama kurang lebih Sepuluh Hari Pemerintah Desa Leu bersama Masyarakat Desa ikut menyalurkan bantuan bahan makanan dan minuman serta kebutuhan tanggap darurat lainnya untuk masyarakat  yang menjadi korban banjir bandang di Kota Bima. Masyarakat Desa Leu atas inisiatif masing masing langsung bergerak mengumpulkan bantuan yang diperlukan segera oleh Korban Banjir Bima.  Hari pertama pasca bencana, Pemerintah Desa Leu langsung memfasilitasi sumbangan yang diperoleh dari masyarakat dengan langsung mendistribusikan bantuan dalam bentuk makanan dan minuman siap santap beserta Pakaian Layak Pakai untuk masyarakat yang menjadi korban banjir. Desa Leu juga mendirikan Dapur Umum di Kantor Desa untuk memenuhi kebutuhan pangan Korban Banjir terhitung sejak H+1 sampai kemarin tanggal 31 Desember 2016

fb_img_1483409252547 fb_img_1483408993486

fb_img_1483409105954 fb_img_1483408971907

Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik,S.Ag selaku koordinator Bantuan Mengatakan bahwa terhitung sejak H+1  banjir bandang, Desa Leu langsung mendirikan Posko Bantuan Banjir di Kantor Desa. Kepala Desa berterima kasih kepada Masyarakat Desa Leu yang sangat antusias dalam memberikan  bantuan berupa air mineral, beras,  pakaian layak pakai, dan bantuan lainnya serta bantuan tenaga tentunya. Di samping bantuan dari masyarakat, Posko Bantuan Banjir Desa Leu juga menerima sumbangan donasi baik berupa uang ataupun barang dari orang ataupun organisasi yang berada diluar Bima. Kesibukan sudah terlihat sejak hari pertama Pembukaan Posko Bantuan di Kantor Desa.

“Ini adalah bentuk solidaritas dan tanggungjawab sosial kami Pmerintah Desa dan Masyarakat Desa Leu umumnya terhadap Musibah yang menimpa saudara dan Keluarga kita di Kota Bima. Harapannya bisa meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir,” Ungkap Kepala Desa.

“Sejak H+2banjir yang melanda Kota Bima, kami telah melakukan assesmen lebih dalam, untuk mendata kebutuhan korban. Bantuan pun secara bertahap sudah terdistribusi hingga ke bagian pelosok yang terendam banjir. Kebutuhan warga yang mendesak saat ini adalah bantuan yang mudah dikonsumsi, salah satunya pemenuhan mananan siap santap,” jelas Kepala Desa.

05307240-83c1-42f4-9ff8-0cd00426b008 d40c9a23-5aa4-49df-a9d8-da5e774da738

Pemenuhan kebutuhan makanan siap santap yang disuplai Tim Dapur Umum Desa Leu sangat dirasakan manfaatnya oleh para korban banjir. Para korban banjir sangat  terbantu dengan suplai makanan siap santap yang di suplai Tiap hari.  Tiap Harinya, kurang lebih 1000 bungkus Paket makanan siap santap di distribusikan oleh Desa Leu kepada korban banjir Bima. Disamping paket makanan siap santap, Bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, sarung, tikar, perlengkapan bayi dan kebutuhan tanggap darurat lainnya juga tetap diberikan.

Hingga Hampir 2 minggu pasca Bencana Para korban banjir, saat ini masih dalam fase siaga, sebagian warga masih belum bisa kembali kerumah, karena perkiraan cuaca ekstrim masih terjadi hingga akhir Januari 2017 nanti. Tanggap Darurat Bencana ditetapkan selama 2 minggu dan berakhir tanggal 5 Januari 2017.

4e3351c6-2766-481e-8595-27d2c769fa8a 35a3684d-d5a8-4910-97a6-ba0c68ff9757

Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik, S.Ag mengatakan atas nama Pribadi dan Pemerintah Desa mengucapkan Terima Kasih Kepada seluruh Masyarakat Desa Leu, relawan dan Para Donatur baik itu yang ada di wilayah Bima ataupun yang ada di Luar Bima seperti Mataram, Kalimantan, Jawa dan lain lain yang telah mempercayakan Desa Leu untuk mendistribusikan Bantuan Korban Banjir Bandang Bima.

“Apapun bentuk bantuan yang kami terima sudah kami salurkan  kepada masyarakat korban Banjir. InsyaAllah Bermanfaat. Semoga Apa yang telah dan akan kita lakukan akan bernilai Ibadah dihadapan Allah SWT. Aminn”. ungkap Kepala Desa Leu.

Facebook Comments

1 Comment

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...