BPD Desa Leu Gelar Musyawarah Desa Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2017

LEU.DESA.ID – Badan Permusyawaratan Desa Leu (BPD Leu), Kamis (24/11/2016) menggelar Musyawarah Desa untuk menyusun Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2017. Musyawarah dilakukan di Balai Desa Leu dan diikuti oleh 115 orang peserta yang mewakili unsur BPD, Pemerintah Desa, unsur lembaga kemasyarakatan desa, perwakilan kelompok usaha masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, perwakilan perempuan, serta perwakilan pemuda. Selain peserta musyawarah hadir juga Babinkamtibmas Desa Leu Bripka Edy, dan Pendamping Lokal Desa Asni Handayani.

PicsArt_01-25-06.38.10

Musyawarah dipimpin dan dibuka oleh Ketua BPD Leu, Muhlis, S.Pd.  Pada pidato pembukaannya, pimpinan musyawarah mengajak kepada peserta untuk bisa mengikuti musyawarah dengan sebaik-baiknya. Pimpinan musyawarah juga menyampaikan, bahwa musyawarah desa yang dilaksanakan dalam rangka penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2017, telah berpedoman pada pada ketentuan permendagri no.114 tahun 2014 pasal 30 tentang pedoman pembangunan desa. Dalam kesempatan itu pimpinan musyawarah juga mengingatkan agar peluang yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang memberikan kewenangan yang luas kepada Desa untuk bisa diijalankan bersama dengan semangat kegotongroyongan.

Muhlis (ketua BPD Desa Leu)
Muhlis (ketua BPD Desa Leu)

“Kegiatan ini dihajatkan untuk mencermati dokumen RPJMDesa, hasil penjaringan aspirasi baik oleh BPD itu sendiri maupun oleh perangkat desa. acara musdes ini  juga akan menindaklanjuti dari hasil musyawarah dusun yang telah dilaksanakan di dusun masing2” Jelas Ketua BPD.

“Musdes merupakan forum pertemuan dari seluruh pemangku kepentingan yang ada di desa, termasuk masyarakat. Siapakah unsur masyarakat? Unsur masyarakat bisa tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, perwakilan kelompok tani, Bidan Desa, kelompok perajin, kelompok perempuan, dan kelompok masyarakat miskin. Kata kunci untuk menentukan peserta Musdes adalah keterwakilan (representasi). Peserta Musdes Leu merupakan orang yang ditunjuk atau diberi mandat oleh kelompoknya untuk memperjuangkan aspirasi/usulan kelompok. Karena itu, sebelum Musdes diselenggarakan maka kelompok-kelompok, baik basis kewilayahan maupun basis kepentingan, sebaiknya sudah melaksanakan musyawarah kelompok. Dalam Hal ini di Desa Leu sudah terlebih dahulu melaksanakan Musyawarah Di masing masing Dusun minimal 3 kali. Aspirasi dan keinginan masyarakat di tiap tiap dusun sudah dikerucutkan dan kemudian dibawa ke forum musyawarah Desa ini” Jelas Ketua BPD lebih lanjut.

Setelah membuka Musyawarah Desa, pimpinan musyawarah mempersilakan Kepala Desa untuk menyampaikan pokok-pokok pembicaraan yang akan dibahas dalam Musyawarah Desa. Pada kesempatan itu Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik,S.Ag  menyampaikan rancangan program dan kegiatan yang menjadi prioritas untuk tahun 2017. Diantaranya adalah pengarusutamaan Pelayanan dasar kepada masyarakat dalam penganggaran Desa Tahun 2017. Kepala Desa Leu juga memberikan berbagai informasi terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2017, serta tata laksana pembangunan desa berdasarkan peraturan terbaru.

Pada kesempatan Musdes ini juga, Babinkabtibmas Desa Leu, Bripka Edy secara khusus meminta kepada seluruh unsure masyarakat Desa Leu agar tetap menjaga suasana Kambtibmas tetap kondusif. Beliau juga Menyorot  fenomena penyalahgunaan Narkoba yang sudah marak di sekitar wilayah Bolo dan meminta keluarga dan orangtua untuk bisa menjadi Polisi bagi anak anak masing masing. Lebih Lanjut, Babinkabtibmas meminta secara khusus kepada Kepala Desa Leu untuk mengaktifkan kembali Pos Pos Ronda Malam untuk mencegah kejahatan dan tindakan criminal lainnya.

Setelah paparan dari Kepala Desa Leu dan Babinkabtibmas, acara Musyawarah Desa dilanjutkan dengan  pembahasan program prioritas pembangunan Desa di Tahun 2017. Pimpinan Musyawarah, dalam hal ini ketua BPD memberikan kesempatan kepada perwakilan masyarakat di tiap2 RT dan Dusun serta perwakilan tokoh masyarakat, pemuda, agama, tim Bidan Desa dan semua unsure masyarakat yang hadir untuk menyampaikan Aspirasi dan pertanyaan mengenai Program rencana kerja Pemerintah Desa Tahun 2017. Antusiasme Peserta Musdes untuk berpartisipasi dan terlibat aktif dalam musdes kali ini sangat di hargai dan di apresiasi oeh penanggung jawab kegiatan yaitu BPD Leu. Pada kegiatan Musyawarah ini, Berbagai usulan kegiatan dari peserta musyawarah kemudian telah dimasukan ke dalam Bank usulan program pemerintahan Desa sehingga ke depan akan menjadi sarana untuk membuat skala prioritas perencanaan Pembangunan Desa. Terakhir, Semua hasil kesepakatan dan masukan dalam musyawarah Desa Kemudian dimasukan dalam Berita Acara Musyawarah Desa.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...