Workshop Sanitasi Total Berbasis Mayarakat (STBM) Menuju Desa Leu menjadi Desa ODF

Kegiatan Workshop STBM yang dilaksanakan di Kantor Desa Leu

Leu . Hari Rabu, tanggal 16 November 2016, bertempat di Aula Kantor Desa Leu, diadakan workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan jajaran Pemerintah Desa Leu. Workshop yang dihadiri oleh perwakilan dari Dinas kesehatan Kabupaten Bima yaitu Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan bapak Farid, S.Km , juga dari UPTD Puskesmas Bolo, jajaran pemerintah Desa Leu, Unsur BPD, Kader Posyandu dan perwakilan masyarakat lainnya ini membahas tentang upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya Desa Leu Kecamatan Bolo.

Peserta Workshop STBM Yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Bima bersama Pemerintah Desa Leu
Peserta Workshop STBM Yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Bima bersama Pemerintah Desa Leu

Kepala Desa Leu, Muhammad Taufik,S.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa beberapa tahun yang lalu masih ada sebagian kecil masyarakat Desa Leu yang kurang memahami akan pentingnya  perilaku hidup sehat dan bersih, hal ini  bias dilihat dari masih ada masyarakat yang melakukan buang hajat di tempat yang tidak seharusnya, misalnya di saluran irigasi ataupun kanal air yang ada di tengah tengah Desa. Dari realitas inilah, menurut beliau pemerintah Desa berinisiatif  melakukan berbagai tindakan nyata untuk merespon hal tersebut. Pada Tahun 2015, Desa Leu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melakukan inisiasi pengadaan jamban keluarga yang diserahkan kepaa 100 orang Kepala Keluarga. Sedangkan pada tahun 2016 ini dianggarkan jamban keluarga 50 unit melalui APBDes Desa Leu. Beliau juga mengatakan bahwa, tahun ini Desa Leu akan mengadakan pengadaan Motor Sampah untuk Desa sekaligus Operatornya yang akan diberikan insentif atau Honor tiap bulannya yang kesemuanya bersumber dari APDes. Menutup sambutannya, Kepala Desa berharap kepada Dinas Kesehatan untuk bisa menginisisi peningkatan insentif Kader Posyandu dengan mengusulkan perubahan regulasi kepada  Pemerintah kabupaten Bima  mengingat pentingnya Tugas Mereka dalam Upaya meningkatkan perilaku masyarakat yang Higiens secara Mandiri.

Farid S.KM, Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima selaku pembicara mengatakan bahwa latar belakang penyelenggaraan STBM ini dalam rangka memperkuat upaya perilaku hidup bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan meningkatkan kemampuan masyarakat, serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi dasar khususnya yang ada di Desa Leu. Beliau juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran mandiri masyarakat akan pentingnya perilaku sehat dan higienis melalui keterlibatan aktif semua potensi masyarakat yang ada di Desa Leu, khususnya Ibu ibu PKK dan Kader kader Posyandu yang sudah ada didesa.

snt4

snt2
Kegiatan Verifikasi Sanitasi oleh Kader Mandiri Desa Leu didampingi oleh unsur petugas Sanitasi Puskesmas, petugas Promkes Puskesmas, PKK, dan Kepala Dusun.

snt6 snitasi1

Dalam Workshop ini juga dibahas hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim Verifikasi Desa  yang didampingi oleh unsur petugas Sanitasi Puskesmas, petugas Promkes Puskesmas, PKK, dan Kepala Dusun. Verifikasi ini  antara lain melihat apakah masih ada masyarakat yang membuang air besar sembarang (BABS). Temuan yang didapat kemuadian  dicatat dan dilaporkan. Workshop yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan Rapat Pleno Hasil verifikasi oleh Tim verifikator Mandiri yang dihadiri oleh Camat Bolo dan Kepala UPTD Puskesmas Bolo.

Facebook Comments

1 Comment

1 Trackback / Pingback

  1. Deklarasi Desa Leu Sebagai Desa ODF (Open Defecation Free) – Desa Leu

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...