Kades Leu Utamakan Transparansi Dana Desa TA 2016

Pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD)  Leu Kecamatan Bolo mengutamakan aspek transparansi. Hal itu untuk menghindari munculnya praktik menyimpang.  Sebagaimana disampaikan Kades Leu, Muhammad Taufik, SAg,  Rabu (05/10).

Menurut Kepala Desa Leu   pengelolaan ADD sangat membutuhkan asas transparansi. Hal itu dilakukan supaya menepis asumsi atau spekulasi dari pihak manapun dan masyarakat   Leu khususnya yang menginginkan transparansi   ADD tahun 2016.

Dijelaskannya,bentuk transparansi yang dilakukannya adalah  memasang lima baligo ukuran 2×3 meter pada setiap dusun desa setempat. Yaitu   Dusun I (Mawar), Dusun II (Melati), Dusun III (Seroja), Dusun IV (Sepeda), dan Dusun V (Garuda).

Pemasangan lima baligo ukuran besar itu  merupakan bentuk kerjasama  Pemerintah Desa Leu dalam melaksanakan  amanat UU 6/2014 dan Permendagri 113/2014 tentang pengelolaan keuangan desa secara transparan.

Dibeberkannya, dalam  baligo  itu merinci  penggunaan ADD  2016 dan menjelaskan sejumlah anggaran. Selain itu, sasarannya  dialokasikan untuk apa saja. Untuk itu, bagi  masyarakat  Leu yang ingin mengetahui apa saja penggunaan ADD, bisa secara langsung  mendapatkan informasi. Kami siap  diawasi oleh masyarakat secara langsung pada saat penggunaan ADD, katanya di Bolo, Rabu.

Dijelaskannya, dalam baligo  itu  mencantumkan rincian penggunaan dari pada ADD tahun 2016 dengan total  Rp1.191.566.609. Meliputi  idang Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, Bidang Pembangunan, dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Selain itu, berbagai item kegiatan pembangunan fisik berikut jumlah anggarannya.

Facebook Comments

Santabeta Warasi Komentar ro Masukan...